West Ham-Marseille Belum Sepakat soal Harga Payet

Pemilik Klub Marseille gagal membuat kesepakatan dengan West Ham United terkait rencana membawa pulang Dimitri Payet pada Senin (16/1).
Menurut sumber Sky Sport, Wakil Ketua Eksekutif West Ham, David Sullivan menolak tawaran kedua dari klub Ligue 1 senilai 20 juta. Dia menegaskan tidak akan buru-buru menjual pemainnya karena belum ada kebutuhan keuangan mendadak.
Presiden Marseille, Jacques-Henri Eyraud menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan para pejabat West Ham di London untuk mengamankan posisi Payet, yang pernah bermain di Marseille selama dua musim sebelum bergabung dengan The Hammers pada 2015.
Payet, yang mendapat banyak tawaran dari beberapa klub di Inggris dan Tiongkok, ingin hengkang dari West Ham dan kembali ke Marseille karena alasan keluarga.
West Ham tidak akan mempertimbangkan tawaran pembelian Payet jika nilainya kurang dari 30 juta. Sementara Marseille hanya mau menebus pemain berusia 29 tahun itu hanya 19,1 juta.
Reporter Sky Sports News HQ, Kaveh Solhekol mengatakan, Saya baru saja berbicara dengan seseorang yang terlibat dalam pembicaraan. Yang harus dijelaskan bahwa Dimitri Payet bukan siapa-siapa di West Ham, dia juga bukan siapa-siapa dibandingkan suporter klub, apalagi dengan para pemain lainnya dalam asuhan sang pelatih, Slaven Bilic.
Dengan kembali ke Marseille, dia akan mempertimbangkan pemotongan biaya. Dan ini tidak akan bisa dilakukan jika tidak ada uang banyak. Saat ini, dia dibayar 125.000 per pekan oleh West Ham. Dalam pemahaman saya, jika dia kembali ke Marseille dia akan mendapat potongan 30 persen. Dia akan dibayar lebih dari 100.000. per pekan, kata sang reporter.
Ada juga alasan mengapa dia ingin kembali ke Prancis yakni karena istri dan tiga anaknya tidak betah tinggal di Inggris, mereka sulit beradaptasi dengan kehidupan London. Dia juga menolak tawaran dari China dan beberapa klub di Inggris. Dia ingin kembali ke negaranya karena keluarganya tidak bahagia di sini.

Gusti Lesek/JAS
Sky Sports

cookiecoogan.com situs judi online Sumber: BeritaSatu