Tim Kurash Indonesia Berlaga di Ajang 6th Children of Asia 2016

BERITA TERKAIT Serie-A Mulai Tertarik Gelar Boxing Day Nasib Eks Rekan Rio Haryanto di F1 Belum Jelas Karier Anak Schumacher Meningkat Tunjuk Aji Santoso, Kembalikan Spirit Juang Singo Edan indopos.co.id – Dalam upaya memperkenalkan cabang olahraga Kurash di Indonesia dan kebanggaan untuk bangsa di arena olahraga internasional, Pengurus Besar kurash Indonesia selain sedang mengupayakan pelaksanaan Kejuaraan Nasional yang direncanakan terselenggara pada bulan November 2016 juga mengupayakan partisipasi pada berbagai undangan kejuaraan internasional salah satunya adalah ajang 6th Children of Asia merupakan kejuaraan mini Olimpiade yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali di Kota Yakutsk, Shaka Republic (Yakutia), Rusia dibawah naungan Komite Olimpiade Internasional bagi pengembangan olahraga dan meningkatkan kerjasama bagi anak-anak Asia (antara usia 15-16 tahun). Terselenggara pertama kali atas inisatif Mikhail Nikolayev, presiden pertama Shaka Republic (Yakutia) sebuah provinsi otonom di Russia dalam rangka memperingati seabad olimpiade modern pada tahun 1996. “Pada penyelenggaraan Children of Asia untuk keenam kalinya ini, Indonesia untuk kali pertama menurunkan atlet untuk cabang Kurash. Pengurus Besar Kurash Indonesia setelah menerima undangan kepesertaan dari Komite Olimpiade Indonesia melakukan seleksi tertutup dan memutuskan mengirimkan 2 (dua) orang atlet yakni Hadid Syahputra (kelas over 75kg) dan Ramadhan (kelas 65kg) keduanya merupakan pelajar dari Sumatera Barat dan berprestasi dalam cabang olahraga beladiri dengan memenangi beberapa kejuaraan ditingkat nasional,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Kurash Indonesia, Dr. Samsudin, M.Pd kepada wartawan, Minggu (10/7) sore. Direncanakan Senin (11/7) dinihari ini kontingen Kurash Indonesia akan menuju Yakutsk, Rusia yang bakal ditempuh perjalanan 30 jam dengan terlebih dahulu transit di Dubai dan Moskow. Kedua atlet ini didampingi Wide Putra Ananda selaku manajer akan mulai bertanding pada tanggal 14 dan 15 Juli 2016. “Walaupun Pengurus Besar Kurash Indonesia hanya menargetkan mendapatkan pengalaman dan mengenal pertandingan Kurash pada level internasional, namun kedua atlet yang berangkat baik Hadid maupun Ramadhan menyatakan optimis dapat mengibarkan bendera Merah Putih di tanah Russia dan membawa pulang medali,” tambah Samsudin yang didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Kurash Indonesia Krisna Bayu yang juga merupakan atlet beladiri legendaris Indonesia dan telah banyak menorehkan prestasi bagi Indonesia di ajang internasional saat menyampaikan keterangan. Setelah ajang Children of Asia, tambah Samsudin, PB Kurash Indonesia akan mempersiapkan atlet yang akan berjuang pada Asian Beach Games, Danang Vietnam 2016 pada akhir September 2016 dengan mendaftarkan 18 atlet dan 5 official. “Harapan kami hadirnya Pengurus Besar Kurash Indonesia dalam menaungi cabang olahraga beladiri Kurash sebagai salah satu cabang olahraga resmi di berbagai ajang olahraga multievent dapat menambah prestasi dan kebanggaan bagi bangsa Indonesia di arena internasional,” ujar Samsudin yang juga Asisten Deputi Standardisasi dan Infrastruktur Olahraga pada Kementerian Pemuda dan Olahraga ini. Cabang olahraga Kurash merupakan seni olahraga tradisional berasal dari bangsa tatar Asia Tengah yang mendiami wilayah Uzbekistan saat ini, Kurash memiliki pola dasar beladiri yang hampir sama dengan olahraga Judo dan Gulat yang sudah dikenal luas, namun yang membedakan Kurash ini hanya ada pada bantingan atas dan sangat ketat penilaian untuk memperoleh nilai mutlak. Kekuatan dari cabang olahraga Kurash adalah kepedulian pemerintah Uzbekistan sebagai negara asal berkembangnya olahraga ini untuk mengembangkan dan membuat peraturan pertandingan baku dan terukur sehingga mampu diakui dan dipertandingkan diberbagai ajang multievent internasional. Ajang multievent terbesar yang mempertandingkan cabang olahraga Kurash adalah Asian Games. Pertama kalinya Kurash diperkenalkan di arena Asian Games Doha Qatar tahun 2006 dan terus berkembang pesat hingga pada Asian Games Jakarta – Palembang 2018 menjadi salah satu cabang wajib dipertandingkan, dan saat ini International Kurash Association sedang dalam usaha mempertandingkan Kurash pada multievent Olimpiade 2020. (rmn) Profil Atlet Kurash Indonesia ke Ajang 6 th Children of Aisa 2016: Hadid Syahputera Tempat / Tanggal Lahir : Padang, 28 September 2000 Tinggi Badan/Berat Badan : 165 cm / 95 kg Kelas bertanding : +75 kg MEN. Asal Sekolah : SMA Pembangunan Bangsa, Padang (Kelas XI) Orang Tua : Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd (Profesor Olahraga / Ketua KONI Sumatera Barat / Wakil Rekor III Universitas Negeri Padang) dan Dra. Rinda Wati, M.Pd. (Guru SMP) Anak ke : Empat dari Empat Bersaudara Pelatih : Hendri Gusman Prestasi : Juara Kejurda 2016 d sumatera Bara Ramadhan Tempat / Tanggal Lahir : Kabupaten Lima Puluh Kota, 02 Januari 2000 Tinggi Badan/Berat Badan : 166cm / 65 Kg Kelas Bertanding : 65kg Asal Sekolah : SMAN 5 Padang (Kelas XI) Orang tua : Firdaus dan Yeni Martitin (pedagang) Anak ke : Tiga dari Empat Bersaudara Pelatih : Hendri Gusman Prestasi : Juara 2 Kejurnas Junior Kartika Cup Bandung 2016

Sumber: Indopos