Media Diminta Ikut Berperan Sosialisasikan Pencegahan HIV/AIDS

RIMANEWS-Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Lampung mengajak media massa ikut aktif dalam upaya mengantisipasi penyebaran dan penularan virus HIV/AIDS di lingkungan masyarakat khususnya kalangan remaja. “Kalangan remaja merupakan salah satu yang rentan tertular virus HIV penyebab AIDS, sehingga perlu upaya serius untuk menangani hal tersebut,” kata dr Sri Aryati, Asisten Koordinator Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Lampung, usai pelatihan media terhadap penanggulangan HIV-AIDS, di Bandarlampung, Jumat (30/5). Menurut dia, remaja adalah aset bangsa dan penuntun masa depan bangsa. Namun yang terjadi sebagian besar salah memilih jalan hidupnya. “Persoalan seksualitas, seks bebas, kehamilan tak diinginkan, aborsi serta narkoba menjadi bagian penyebaran HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya,” ujarnya. Ia menyebutkan, pendidikan seks sebagai salah satu upaya untuk pencegahan penyakit tersebut khususnya bagi para remaja berusia 14-24 tahun. “Maraknya penyebaran dan penularan HIV/AIDS di kalangan remaja harus dihentikan, karena mereka adalah calon penerus bangsa,” ujarnya lagi. Pendidikan seks, kata Kasi P2HIV Dinas Kesehatan Provinsi Lampung itu, merupakan salah satu upaya pencegahan HIV/AIDS. “Pendidikan seks ini di Lampung masih dianggap tabu dan belum mendapat perhatian yang cukup dari seluruh kalangan. Usia 14-24 tahun rentan terinfeksi HIV, sehingga perlu dibekali pengetahuan yang mencukupi mengenai seksualitas,” kata dia pula. KPA Provinsi Lampung bekerjasama dengan KPA di seluruh kabupaten/kota serta Dinas Kesehatan se-Lampung melakukan sosialisasi antisipasi dini penularan HIV/AIDS bagi para pelajar SMP, SMA, serta mahasiswa. Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kasus HIV-AIDS sejak Januari–April 2014 pada usia 5-14 tahun terdapat mereka yang terinfeksi HIV/pengidap AIDS laki-laki sebanyak tiga orang dan perempuan satu orang. Pada usia 20-24 tahun, kasus terinfeksi HIV/pengidap AIDS laki-laki sebanyak 20 orang, sedangkan perempuan dua orang. Berdasarkan data tersebut menunjukkan remaja laki-laki lebih rentan terinfeksi HIV.[ach/rm] Baca Juga 5 Klaim dan Fakta Seputar Kondom, HIV dan Seks Bebas Pemuda Muhammadiyah Sesalkan Pembubaran Kebaktian Natal Pembubaran Kegiatan Natal di Bandung Tragedi Intoleransi Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Nasional , media , HIV , Aids , Nasional , media , HIV , Aids , Nasional , media , HIV , Aids

Sumber: RimaNews