Lupakan Messi, Neymar Harus Fokus ke Diri Sendiri

KOMPAS.com – Sebuah nasihat penting diucapkan Juninho Pernambucano. Mantan gelandang tim nasional Brasil itu meminta Neymar untuk tetap menjadi dirinya sendiri dan melupakan pikiran sebagai pengganti Lionel Messi di Barcelona . Messi mengalami cedera saat Barcelona menghadapi Las Palmas pada 26 September lalu. Dia hanya tampil 10 menit pada laga itu dan harus menepi setidaknya selama 6 pekan. Tanpa Messi, sorotan utama di lini depan Barcelona kini berpaling ke Neymar. Sejak Messi absen, dia baru bisa mencetak satu gol melalui titik penalti pada laga versus Sevilla, Sabtu (3/10/2015). Menurut Juninho, penyerang utama timnas Brasil itu terlihat lebih sibuk menjadi orang lain ketimbang diri sendiri. Jika hal ini terus berkanjut, Juninho khawatir psikis Neymar akan terganggu dan akan semakin memengaruhi kinerjanya di lapangan. “Neymar tidak harus selalu berpikir untuk menjadi pengganti Messi, mencetak semua gol, dan bertanggung jawab untuk setiap gerakan. Dia tidak bisa terlalu terobsesi,” kata Juninho kepada Marca . Di mata Juninho, Neymar mungkin berpandangan bahwa tanggung jawabnya di Brasil dan di Barcelona sama. Padahal, beban Neymar di dua tim itu berbeda. “Jauh lebih sulit untuk menjadi tokoh sentral di Barcelona ketimbang Brasil. Mungkin, tekanan yang ada di dirinya sekarang lebih besar karena cedera Messi, meskipun dia memang bermain untuk itu,” lanjutnya. “Akan jauh lebih baik jika ia mengambil inisiatif lebih banyak. Dia harus menjadi pusat perhatian dan lebih fokus lagi dari biasanya. Dia harus sadar bahwa Messi tidak bermain, namun mungkin juga harus lebih dekat lagi dengan rekan-rekan satu timnya,” ucap mantan gelandang Olympique Lyon itu. Fokus Neymar dipastikan takkan terganggu oleh jeda internasional. Dia masih harus menjalani sanksi 4 laga akibat tindakan tak sportifnya di Copa America 2015 lalu. Brasil sempat mengajukan banding, tetapi ditolak. Dengan demikian, Selecao takkan diperkuat Neymar pada laga versus Cile (8/10/2015) dan Venezuela (13/10/2015). (Verdi Hendrawan)

Sumber: Kompas.com