Jambret Uang Rp10 Ribu, Pemuda Tewas Diamuk Massa

LAMPUNG (Pos Kota) – Tidak punya uang buat bayar uang perpisahan, pemuda lulusan SMA swasta nekat menjambret ibu rumah tangga di Kampung Duren, Siloretno Sidomulyo, Lampung Selatan, Senin (2/6) siang. Naas korban teriak hingga didengar massa yang langsung mengejar dan menangkap pelaku. Tersangka pun diamuk massa hingga tewas. Tewasnya Ahmad Rian,19, membuat korban Ny.Jatiah, 42, kaget dan prihatin. Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 13.00 WIB, dirinya baru saja belanja di pasar. Tiba-tiba ia dipepet seorang pemuda yang mengendarai motor Yamaha Mio. Dalam hitungan detik, pemuda itu merampas dompet yang digenggamnya berisi uang sisa belanja sebesar Rp10 ribu. Secara refleks, korban teriak minta tolong hingga didengar warga. Melihat ada wanita yang dijambret pengendara motor, mereka mengejar pelaku. Rupanya semakin banyak massa yang mengejar hingga membuat pelaku panik dan bersembunyi di semak-semak. Naas bagi Rian, warga ada yang melihatnya saat sembunyi di balik pohon pisang. Kesal dengan ulah pelaku, massa pun menghakiminya hingga sekarat. Setelah puas, warga meninggalkan tubuh pelaku seorang diri. Petugas Polres Lampung Selatan yang tiba di lokasi setelah mendapat informasi warga mendapati maling yang tertangkap mendapatinya sudah tidak bernyawa lagi. Anton, rekan korban, menjelaskan, Rian baru lulus sekolah SMA swasta dan hendak mengadakan perpisahan. “Diperkirakan ia tidak punya uang untuk mengikuti acara perpisahan di sekolah hingga menjambret dompet ibu-ibu,” katanya. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Bayu AJi menyatakan, pelaku melakukan aksinya ketika melihat keadaan sepi dan langsung merampas tas milik korban naik motor Yamaha Mio. (koesma/yo) Foto: Ilustrasi

Sumber: PoskotaNews