Bayern Munchen Sodorkan Ide Liga Super Eropa, Tandingan Liga Champion

Liga ini bakal menjadi tandingan Liga Champions, tetapi dengan komposisi berbeda. Liga Super Eropa ini akan diikuti oleh 20 klub elite di benua biru tersebut, termasuk di antaranya Bayern, Barcelona, Real Madrid, hingga AC Milan.
Ide yang dikemukakan Bayern Munchen melalui CEO mereka, Karl-Heinz Rummenigge, bukan sesuatu yang baru. Namun selama ini ide tersebut selalu timbul-tenggelam. Rummenigge memastikan, hasrat untuk mewujudkan Liga Super Eropa tersebut belum pudar.
Ia menyebut, Anda tidak bisa menutup kemungkinan, bahwa di masa depan, kita bisa menciptakan Liga (Super Eropa). Liga ini terdiri dari klub-klub besar dari Italia, Jerman, Inggris, Spanyol, dan Prancis, entah di bawah UEFA, atau dalam kendali sebuah organisasi privat.
Menurut Rummenigge, Liga Super Eropa akan melewati batas-batas yang selama ini dibuat UEFA. Misalnya, demi memperluas pasar, Liga Super Eropa bisa saja dipentaskan di Asia atau Amerika. Uang menjadi salah satu alasan utama pendirian kompetisi ini. Pasalnya, Rummenigge menilai hadiah yang didapatkan dari Liga Champions tidak cukup.
Presiden Juventus, Andrea Agnelli, sepakat dengan ide yang ditawarkan Rummenigge tersebut. Ia memberikan ilustrasi,Liga Champions berharga 1,5 miliar Euro untuk hak siar televisi. Dibandingkan dengan NFL (Liga American Football), jumlah ini sangat sedikit, NFL senilai 7 miliar Euro. Ironisnya, ada 1,6 miliar penggemar sepakbola di seluruh dunia. Sementara penggemar American football cuma 150 juta orang.
Potensi uang yang gagal dikuasai oleh UEFA inilah yang membuat ide Liga Super Eropa semakin menguatkan minat klub-klub elite seperti Bayern Munchen dan Juventus. Namun sejauh ini, ide tersebut masihlah berupa gagasan liar yang bahkan langkah pertamanya saja belum terwujud.

cookiecoogan.com Dapatkan Prediksi Skor Jitu , Berita Bola Akurat, Jadwal Pertandingan dan Bursa Taruhan dari Agen Judi Online Terpercaya. Sumber: Sidomi