Bali United Tak Persoalkan Aturan Pergantian 5 Pemain di Liga 1

Bintang Timnas Indonesia yang mulai berlatih penuh pasca cidera engkel yang dideranya itu menjadi daya tarik bagi para suporter Bali United dan masyarakat saat sesi latihan rutin digelar. Foto: Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah menetapkan batas maksimal pergantian pemain untuk kompetisi Liga 1 yang akan bergulir mulai 15 April. Pergantian pemain dibolehkan lima kali, yang sempat jadi sorotan karena dianggap yang tidak sejalan dengan Laws of The Game FIFA masih dibahas. Pelatih Bali United Hans Peter Schaller tidak masalah dengan aturan baru tersebut. “Biar bagaimana pun juga kami harus ikut PSSI,” katanya di lapangan Tri Sakti, Kuta, Senin, 3 April 2017. “Walaupun ada kekhawatiran disetujui FIFA atau tidak.”Baca: Dua Pemain Bali United Ini Harapkan Marquee Player dari SpanyolNamun pelatih kebangsaan Austria itu enggan berkomentar soal keuntungan bagi skuad asuhannya ihwal regulasi baru itu. “Semua klub sama saja (soal pergantian lima pemain), jadi tidak menguntungkan salah satu pihak saja,” ujarnya.Adapun CEO Bali United Yabes Tanuri setuju dengan regulasi baru yang dibuat PSSI bersama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) itu. Menurut dia regulasi itu justru cukup menguntungkan.”Kalau U-23 ganti ke senior, ganti satu yang punya jatah. Ukuran untuk kualitas perlu dan kami butuhkan,” tuturnya. “Mungkin kalau mau lima (ganti pemain), tapi dua itu khusus untuk U-23, ini mungkin.”BRAM SETIAWAN

cookiecoogan.com togel indonesia Sumber: Tempo.co